Friday, December 17, 2010

It's Funny

sorry sir, without due respect but my consciousneenss said "It's Funny" when you call my name. :D

When you in the middle of the battle...feels like that you watch a part of the movie. Being an actor and audience on the same time. You feel the emotion but than your consciousness takes the lead, and everything becomes ridiculous, you just feel...tickle. :D

Friday, July 23, 2010

Saved by The Song

Semua orang pasti pernah merasakan. Hari dimana kita terjatuh dan sakit. Ketika dunia tiba-tiba menyusut, begitu sempit dan menyesakkan. Terlalu lelah untuk berlari, terlalu lemas untuk meronta dan sang keadaan sepertinya tidak memberikan kita pilihan. Maka berhentilah sejenak. Tarik nafas dalam-dalam. Ambil secangkir kopi dan berfikir dengan tenang.

Cobalah untuk mengangkat wajah, perhatikan sekeliling kita baik-baik. Dunia adalah sekumpulan gelombang longitudinal yang terkadang kita hanya dapat melihat apa yang mau kita lihat. Seperti layaknya saluran tv kabel dengan beragam channel tetapi terdominasi dengan film layar lepas yang diputar di HBO.

Dan yang perlu kita lakukan hanya mengganti saluran televisi lalu perhatikan baik baik. Sebuah labirin diciptakan dengan pintu keluar. Jika segala usaha sudah dilakukan tapi belum terselesaikan, mungkin sang sutradara akan mengirimkan sang "cameo" sebagai pemberi jalan. Dan satu kata "Hai" dapat mengubah segalanya ketika kita berani mengambil kesempatan.

Tuesday, April 13, 2010

A Letter From My Sister

It's kind fascinating, when you see yourself in a different angle. changing...blooming...growing.... It's not about win or loss, but it's about ...tears...laugh...and anger...The evolution of a thousand emotion... called maturity...

Cerita ini berkisah tentang perjalanan pencarian jati diri dan eksistensi diri saya sekitar 3 tahun yang lalu. Stubborness, who is looking maturity with her immarturity minded...
Saat itu sebuah pertanyaan melompat dalam otak, meminta sebuah jawaban yang dapat diterima. Mencoba mencari- cari jawabannya, tetapi sang jawaban tak kunjung tiba. maka mulailah si "hati" berbisik bisik tanda tak tenang : " My thought is killing me". Sebuah titik bifurkasi ..... but then "plop"..the cameo is here n help with the answer.

September 10th, 2007 at 7:07 am
2 hari yg lalu aku menemukan buku ini diatas meja ruang tamu, Libido Junkie-nya Nova Riyanti Yusuf. Setelah dibaca ternyata tipikalnya agak2 mirip bukunya yg Imipramine,Gaya bahasanya mirip Ayu Utami dan Djenar Maesa Ayu.Ada beberapa yang menarik dan menggeltik (krn idenya kreatif dan kritis). Seseorang sagt menyukai pengarang buku ini, termasuk pengarang Ayu Utami,n Djenar.Tapi knapa ya scr keseluruhan sy gk bisa suka.Klo sy menarik benang merah dari 3 author ini, scr umum isinya mengenai kekecewaan, kritik sosial,feminisme, ketidak setujuan akan beberapa norma,keterusterangan, vulgar dan complicated. Bukannya aku gk suka dgn ketidaksetujuan orang, ttp dpt dimisalkan spt ini :

1 Orang lapar->menemukan roti->makan roti->kenyang (5 menit)

2. Orang lapar-> menemukan roti->menelti roti apa bisa dimakan-> mencicipi sedikit-> memakan roti-> kecewa karena rasanya kurang enak-> kecewa karena sekuarng2nya harusnya ada selai atau daging asap, mayonaise dan salada, sebagai pelengkap->makan jadi gak enak krn kecewa->roti habis-> kenyang (20 menit)

3. Orang lapar->menemukan roti->meneliti apa masih baik dimakan->makan roti->kenyang ( 10 menit)

Jadi munkin disebabkan krn pengarang typeno 2, dan aku cuma seseorang dgn type no 3 yang cenderung simple n praktis.

So Sista, if u felt ur thought had killin u, stop thinking, because life goes on the way it is, even if u agree with it or not…(intinya makan aja kagk usah byk berteori..hehe..)

"In some cases...yes, we have to do this things"

Bookmark and Share

Wednesday, March 10, 2010

My First Song

This is my first song. I still remember the date when i wrote this one. On June 2nd, 1998. Curious why i still remember the date? hahaha .... it's easy to guess !!. :P
Making a song is so related to the mood at that moment. The hardest thing when I make a song is in the part of the lyrics, it's just like everybody can see you through to your heart if you let it flow #_O(ewww). But after many many times, i think i can control and keep the sound of my heart for myself. :D;)

THe Emptyness

The day i found the emptyness
The day i found the loneliness
The day i feel i'm nothing
The day i feel this pain

Where's the light that used to lead me
I can't see myself in the mirror
Where’s the light that used to lead me
Lost ….couldn’t see my way.

You said u don't love me anymore
That we've never meant to be together
Than I’m just freezing in the summer
And than snow start to fall in june

And you said it’s over
And I said it’s over
It’s over….

Thursday, December 17, 2009

The Inspiring Movie

This movies is really inspiring me when i was a little. Seems like that i have seen for 100 times each and never get boring.

The Goonies.

Meet my first love... yeah...."Sean Astin", he's so cute and adorable in this movie. The clever one with a gently eyes and sweet smiling in his face.
Watching this movie makes me wanna be a goonies, i mean finding a tresure island, hunting by the pirates, breaking the mystery...wow...that's sound cool, isn'it?
The Goonies was inspiring me so much. Even you're kid that doesnt mean that you can't do something important such as saving youre family. Be a smart and good kids then you can change the bad luck.





The labirynth
The most thing that makes me remember about this movie is that my brother loves this movie so much. He was 3 years old and didnt want to eat if he wasn't watching this movie. I dont know whether he still remember this or not
When i was a little, i was so curious about the fairy, i mean is it real or not. At this movie there is small part that jennifer's finger bites by the fairy, wow ... i was so exciting cause the fairy looks so real and makes me think that maybe i can find it at my backyard someday. And the labirynth, the Goblin's king and the castle is giving me the idea about the world of fantasy.








Alice In Wonderland.

love...love...love Mr. Rabbit's House. "Eat Me..." the glazzier cookie ...hemm i've been wondering what would i do if i get shrunk ??. And about the tea, i've always thought that alice must be so thirsty, she can't even have the tea from the unbirthday party..., and the cat looks so mysterious. I always want to be Alice with her wonderland.



Sunday, August 30, 2009

Epic Monolog Part 1

Dia bertanya.., maka aku menjawab..., tapi siapakah aku..., aku yang tanpa dia..., adalah aku yang kosong, hanya seonggok bangkai yang dapat berjalan. Sedangkan dia yang mengisi kepalaku .... milik dialah sang penguasa jiwa…

“ Apakah kamu yakin bahwa matahari terbit dari timur? “,
aku menjawab ya..., karena ia terbenam di sebelah barat...
“ Apakah kamu yakin bahwa barat adalah barat dan timur adalah timur...bukankah barat adalah timur.., dan timur adalah barat... ? “, dengan bingung aku menjawab.. “ ya … karena semua orang berpendapat begitu....”
Dan dia pun tertawa terkekeh-terkekeh melihatku kebingungan. Dia berkata “...Dan kamu yakin karena keyakinan semua orang adalah kebenaran yang hakiki?? “.

“ Apakah kamu ingat cerita tentang bagaimana seorang Copernicus terkena hukuman gantung hanya karena menyatakan bumi itu bulat bukan datar ???. Apakah itu tidak menjadi bukti bagi dirimu bahwa tidak ada yang pasti dimuka bumi ini.” Bahwa kebeneran selalu tersembunyi layaknya telur-telur paskah yang sengaja disembunyikan dan harus kamu cari untuk dapat dinikmati. “Jika hari ini kamu yakin bahwa bumi adalah pusat tata surya, esok lusa mungkin kita akan mentertawakannya ketika teori baru telah muncul. Sama halnya dengan kamu yang sekarang, apakah keyakinan kaum mayoritas pada umumnya, sudah cukup menunjukkan sebuah kebenaran bagi dirimu?.” “Tidakkah tergelitik rasa ingin tahumu..., mengapa....??? kapan....???, dimana….?? dan Bagaimana...???”

Dengan gayanya yang mencemooh ia membuatku semakin kebingungan dan terusik.
“Apakah tubuhmu yang kecil dan rapuh telah menjadikanmu manusia kerdil???, Apakah dunia dan alam semesta yang begitu luas telah membatasi dunia pengembaraanmu yang semakin menyusut???.”

“Tapi bagaimana caranya aku tahu bahwa yang aku dapatkan adalah suatu kebenaran yang hakiki bukan sebuah kebohongan palsu yang membutakan?”. Gelak tawa membahana di ruangan sempit membuatku semakin kesal dan merasa bodoh. Tiba-tiba wajahnya berubah menjadi serius dan dengan lantang dia berkata : “ Jangan kau ragukan hati nuranimu. Dia tidak buta seperti kau. Dia dapat membedakan baik dan buruk, jahat dan benar. Jangan kau acuhkan dia. Dia yang akan membimbingmu menuju sebuah kebenaran”.

Kurasakan darahku mendidih diujung-ujung pembuluh nadiku yang halus. Dengan kesal akhirnya aku berkata : ...baik... akan aku buktikan bahwa matahari terbit dari ufuk timur..., kan kupersembahkan sebuah kebenaran untuk kau puji…

Dan aku pun mulai bertanya pada orang-orang..., “benarkah matahari terbit di ufuk timur??” dengan raut muka yang aneh mereka berkata: “... tentu saja iya”. Lalu aku bertanya kembali : “bagaimana kita yakin bahwa barat adalah barat bukan timur.” Dengan sinis mereka berkata: “.. karena sudah ketentuannya dari dahulu seperti itu.” Lalu aku bertanya lagi : “..Siapakah yang menentukannya??”. Mereka terdiam dengan wajah kebingungan. Akhirnya mereka berkata : “ Sudah ketentuannya begitu.., jangan tanyakan hal-hal yang dogmatis.....!!”, Aku berkata : “ Bukankah kita perlu bukti...dan bukankah di dunia ini tidak ada yang dogmatis...?”, “Bukankah kita hidup didunia ini untuk mencari bukti dari sebuah kebenaran ... dan mencari keyakinan bagi diri kita sendiri tanpa campur tangan keyakinan orang lain?”. "Kebenaran yang kalian bilang apakah merupakan KEBENARAN yang HAKIKI ataukah PEMBENARAN yang HAKIKI?". Mereka terdiam kembali tak bersuara. Hening merayap dilorong-lorong dinding. Tiba-tiba dengan marah mereka pun berkata: “...Jangan tanyakan hal-hal aneh lagi kepada kami.., jangan pengaruhi keyakinan kami..., kamu hanya merusak pikiran kami.., kamu hanya menggangu ketenangan kami”. Dan aku pun menjawab..,” jangan salahkan aku... karena bukan aku..., tapi dia yang bertanya..., dia... yang berada didalam otakku..., bersarang dan menguasai setiap sel otakku...”

Orang-orang pun berkata, “kenapa tidak kau ikat dia...”, aku menjawab..., “tidak bisa..., sebenarnya dia mulai menguasai tubuh dan hatiku dengan idealismenya yang sedikit sinting dan kebebasannya yang memenjarakanku…”. Dan mereka pun berseru : “ Bunuh saja dia…!!, dia hanya akan merusakmu…”. Tanpa daya akupun menjawab : “Tidak bisa…., karena dia antimateri yang mengakar semu disetiap serat halus sel-sel otakku…”.

Dan mereka pun mulai berbisik-bisik diantara mereka. Akhirnya salah satu dari mereka bertanya : “.... Ada apa sih dalam otakmu...”. Tak tau harus menjawab apa, akhirnya aku menjawab : ... jangan tanyakan aku..., tapi tanyakan pada dia yang berkuasa di dalam otak kalian.”

Saturday, August 22, 2009

Sworn Virgin

Ketika seorang perempuan harus merubah jati dirinya demi keluarga. Mengorbankan dirinya, berikrar dihadapan komunitas untuk merubah statusnya menjadi seorang laki-laki. To be acts like a man, dresses like a man, speaks like a man, works like a man... swore to be a virgin and celibate for the rest of her life.....sungguh sebuah pengorbanan yang sangat besar dari seorang perempuan.



Berpedoman pada kode etik yang berlaku di masyarakat tradisional Albania utara yang disebut Kanun, gender menjadi sebuah permasalahan yang crucial bagi masyarakat ini. Pakaian dan perilaku menjadi sebuah simbol identitas gender.
Seorang perempuan harus menggunakan rok, celemek dan scarft kepala. Menikah dan menjadi milik keluarga laki-laki. Sedangkan seorang laki-laki dengan setelan celana dan kemeja akan menjadi kepala keluarga, memiliki hak sebagai pewaris harta dan nama keluarga.



Bersumpah dibawah hukum Kanun menjadi seorang laki-laki, akan merubah hidup seorang perempuan sejak hari itu. Perubahan status/gender dan diakui sebagai laki-laki dimata masyarakat mewajibkannya untuk menyesuaikan cara berpakaian dan perilakunya serta melaksanakan semua tanggung jawab serta hak sebagai seorang laki-laki. Mewakili keluarga di kalangan masyarakat dan hidup melajang sampai akhir hayatnya.

Menurut hukum kanun, seorang wanita diperbolehkan merubah status gendernya jika dia menolak untuk menikah dengan laki-laki yang sudah dijodohkan. Seorang wanita tidak memiliki hak untuk memilih laki-laki yang akan menikahinya. Pernikahan sudah direncanakan sejak dia lahir, dan tidak diperbolehkan menikahi laki-laki selain yang dijodohkan.
Dan jika sebuah keluarga tidak memiliki anak lelaki, demi menjaga harta dan tanah yang dimiliki keluarga, seorang anak perempuan akan dipupuk untuk menjadi seorang sworn virgin. Ada juga yang memilih menjadi sworn virgin demi melepaskan kungkungan norma dan adat dan meraih kebebasannya.
Sebuah keputusan yang sulit dan pengorbanan yang besar dari seorang perempuan untuk melakukannya.

Question Of the day : (for ladies only!!) Berkorban demi keluarga, bersediakah menjadi seorang sworn virgin ?